Komunitas pengguna linux

Kpli-Trenggalek adalah Kumpulan beberapa anak muda yang ingin mengembangkan potensi diri, memahami dan mengerti dunia opensource.

Yang terhimpun dalam suatu wadah yang kami beri nama Komunitas Pengguna Linux Indonesia, karena kami anak indonesia, yang berdomisili di Kabupaten Trenggalek.Kami bertekat belajar dan terus belajar mengembangkan yang kami punya dan menggali ilmu yang belum kami punya demi kesejahteraan dan demi kemaslahatan bangsa.

Senin, 28 Juni 2010

TurnOff Komputer secara terjadwal.



Kita kadang bingung kalau pas lagi download di kantor, kita pasti berfikiran sebaiknya dimatiin apa enggak yah komputernya?Biar tidak dimarai BigBos yah sebaiknya dimatiin. kita bisa mematikan komputer sesuai dengan yang kita mau kapan komputer bisa mati sendiri, kepikiran juga kan!. Bisa kita lakukan dengan melakukan perintah-perintah pada terminal console sehingga nantinya komputer kita bisa kita jadwal, kapan mau kita matikan. Perintah-perintah berikut bisa kita pelajari dan dapat diterapkan langsung diantaranya :

Shutdown

1. Shutdown pada jam 9:00.
shutdown 9:00


2. Shutdown 10 menit mendatang
shutdown +10

3. Shutdown sekarang, kemudian restart.
shutdown -r now
4. Menampilkan pesan peringatan kalau server akan dimatikan.
shutdown -k +2 'Server akan dimatikan dalam 2 menit lagi!'
5. Shutdown sekarang dan matikan.
shutdown -h now
6. Membatalkan shutdown.
shutdown -c
Selengkapnya ketik $ man shutdown pada terminal




Sumber : http://ngadimin.com



Browsing di terminal linux

Browsing di terminal/console hanya bisa dilakukan pada distribusi linux, mau tahu caranya? Oke menarik kan! dengan browsing di console tentunya ini baik di gunakan bagi yang gemar membaca aja. Tahu kenapa karena jika kita browsing pada console tentunya gambar/image tidak akan bisa untuk di tampilkan. Yah karena tahu sendiri kalau udah bicara tentang console terminal pasti identik dengan text Gak apa apa ini akan sangat berguna bagi para pengguna bandwiht rendah kayak saya sekarang ini yang cuman kuat berlangganan Flexy Unlimited yang speed downloadnya cuman 10 Kbps . Oke langsung aja jika anda ingin browsing di terminal linux ada browser menarik yang berjalan pada terminal Lynx
Lynk berjalan pada console tentunya cuman ada di linux doank cara installasinya :
$sudo apt-get install lynx ( harus koneksi internet)

untuk menjalankan silahkan aja masuk terminal dan ketikkan lynx alamat tujuan
example = lynx http://google.com maka akan muncul tampilan seperti dibawah :

Screanshot-1 browsing ke alamat google.com


Screanshot-1 browsing ke alamat http://ilmukomputer.org


Tombol Fungsi :
1. G Untuk menuju ke alamat situ berfunsi seperti pada address bar.
2. Panah ke kiri Kembali kehalam sebelumnya(Back)
3. Panah ke kanan Melanjutkan kehalaman berikutnya(Next)
4. CTRL+q Untuk keluar dari Lynx

Membuat webmail dengan squireelmail di debiann woody


WebMail merupakan salah satu fasilitas yang disebdiakan oleh server untuk mempermudahkan client dalam pengolahan email. Seperti namanya "WebMail" ini berarti kita akan mengolah email yang berada pada Mail server dengan menggunakan Web Browser (berbasis web).

Kali ini kita akan membuat WEbMail sehingga kita tidak perlu software pengolah email seperti Outlook Express atau yang lain. Cikup dengan Web Browser saja kita bisa mengirim dan menerima juga email yang ada pada Mail server kita.WebMail yang akan kita gunakan adalah squirrelmail. Ini adalah sedikit pembahasan mengenai cara-cara instalasi dan konfigurasi squirrelmail.

Nama paket :
squirrelmail

Instalasi :

Squirrelmail sebenernya membutuhkan web server yang men-support PHP untuk kelancarannya dalam melakukan pengiriman email. Tetapi karena salah satu kelebihan dari distro Debian, kita bisa langsung dimintain repositoty untuk paket PHP bersamnaan dengan pada saat proses instalasi squirrelmail. Jadi kita tidak perlu menginstallnya terlebih dahulu. Perintah untuk melakukan instalasi squiirelmail adalah seperti berikut.
# apt-get install squirrelmail

Pada saat instalasi squiirelmail ini kita akan dimintai untuk memasukkan CD-1, CD-2, dan CD-4 untuk pengambilan repositorypaket PHP dan paket squirrelmail itu sendiri. Saat proses instalasi squirrelmail, kita akan diberikan sedikit informasi tentang squirrelmali.

┌───────────────┤ Configuring Squirrelmail ├───────────────┐

│ │
│ By default SquirrelMail supports any web server that │
│ php does. This config process currently only supports │
│ Apache and Apache-SSL directly. If you use another │
│ type you will have to handle the web ends manually. If │
│ you chose one of the first three options, this install │
│ process will manage the configuration (or attempt to) │
│ of the Apache specific portions necessary to run │
│ SquirrelMail properly. If you do not wish this to │
│ happen, please chose the Other option. │
│ │

│ │
└──────────────────────────────────────────────────────────┘

Kita bisa membaca dan memahami akan isi dari informasi diatas, kemudian tekan enter atau "OK" untuk melanjutkan instalasi. Setelah ini kita diminta untuk memilih web server yang kita gunakan untuk squirrelmail ini.

┌───────┤ Configuring Squirrelmail ├────────┐

│ What type of Web Server are you running? │
│ │
│ Apache │
│ Apache-SSL │
│ Both │
│ Other │
│ │
│ │

│ │
└───────────────────────────────────────────┘

Karena Web server yang kita gunakan adalah "apache", maka kita pilih "apache" lalu tekanenter atau "OK" untuk melanjutkan proses instalasi. Setelah itu kita akan dimintai konfirmasi untuk mengkonfigurasi apache.Untuk semua konfirmasikita jawab "y" lalu tekan enter. Brikut adalahsedikit cuplikan dari pertanyaan konfirmasi dari pengkonfigurasian apache.

Do you want me to run the apacheconfig script now [y/N] ? y


Save these changes to the configuration files? [Y/n] y

Restart Apache now? [Y/n] y

Konfigurasi :
Setelah proses instalasi tersebut selesai mulailahkita pada tahap pengkonfigurasian squirrelmail. Perintah dasar dalam pengkonfigurasian squirrelmail adalah seprti berikut.

# /etc/squirrelmail/conf.pl

Setelah kita masukkan perintah di atas maka akan muncul tampilan seperti di bawah. Perintah diatas adalah perintah untuk membuka aplikasi yang mengatur file konfigurasi dasar pada squirrelmail yaitu file "/etc/squiirlmail/config.php".

SquirrelMail Configuration : Read: config.php (1.2.0)

---------------------------------------------------------
Main Menu --
1. Organization Preferences
2. Server Settings
3. Folder Defaults
4. General Options
5. Themes
6. Address Books (LDAP)
7. Message of the Day (MOTD)
8. Plugins
9. Database

D. Set pre-defined settings for specific IMAP servers

C. Turn color on
S Save data
Q Quit

Command >>

Pada tampilan diatas masukkan command "d" (besar atau kecilnya huruf tidak begitu dipentingkan). Selanjutnya akan mucul tampilan untuk memilih IMAP server yang kita gunakan.

SquirrelMail Configuration : Read: config.php

---------------------------------------------------------
While we have been building SquirrelMail, we have discovered some
preferences that work better with some servers that don't work so
well with others. If you select your IMAP server, this option will
set some pre-defined settings for that server.

Please note that you will still need to go through and make sure
everything is correct. This does not change everything. There are
only a few settings that this will change.

Please select your IMAP server:
cyrus = Cyrus IMAP server
uw = University of Washington's IMAP server
exchange = Microsoft Exchange IMAP server
courier = Courier IMAP server
quit = Do not change anything
Command >>

Karena pada Instalasi Mail server di depan, kita menggunakan Courier sebagai IMAPnya. Oleh karena itu kita masukkan "courier" pada baris command. Lalu tekan enter. Masih ada lagi yang harus kita konfigurasi untuk mengubah default dari auto detect Domain. Auto detect Domain ini dinunakan apabila kita ingin melakukan suatu pengiriman email pada user lain, kita tidak perlu menuliskan domain kita (@nama.domain). Konfigurasi bisa kita lakukan dengan memilih menu kedua "Server setting" pada menu utama. masukkan Command "2" lalu tekan enter

SquirrelMail Configuration : Read: config.php (1.2.0)

---------------------------------------------------------
Server Settings
1. Domain : myomain.com
2. IMAP Server : localhost
3. IMAP Port : 143
4. Use Sendmail/SMTP : SMTP
6. SMTP Server : localhost
7. SMTP Port : 25
8. Authenticated SMTP : false
9. POP Before SMTP : false
10. Server : courier
11. Invert Time : false
12. Delimiter : .

R Return to Main Menu
C. Turn color on
S Save data
Q Quit

Command >>

Kita bisa melihat pada tampilan diatas. Pada saat pertama kali (default) kita akan melihat kata "domain.com" pada nomor Satu (Domain). Konfigurasi inilah yang perlu kita ubah. Masukkan command "1" pada tampilan diatas, lalu tekan enter. lalu akan muncul baris dengan text seperti dibawah.

The domain name is the suffix at the end of all email messages.  If

for example, your email address is
jdoe@myorg.comThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , then your domain
would be myorg.com.

[myomain.com]:

Disini kita masukkan domain utama dari server yang kita gunakan. Karenadomain kami adalah "kheviro.in", maka kita tuliskan "kheviro.in" (tanpa tanda petik) pada pengkonfigurasian diatas.

Setelah itu kita bisa langsung keluar dari aplikasi tersebut dengan memberikan perintah "q" pada baris command. Selanjutnya kita akan ditanyai untuk konfirmasi dari penyimpanan konfigurasi yang telah kita lakukan. jawab "y" untuk mengijinkan apliaksi ini melakukan penyimpananperubahan konfigurasi yang telah kita lakukan.

Kita bisa mengkoreksi atau mengkonfigurasi ulang secara manual (jika diperlukan). karena semua konfigurasi diatas disimpan pada file "/etc/squirrelmail/config.php" maka kita bisa membukanya dengan menggunakan "nano". Berikut perintahnya.

# nano /etc/squirrelmail/config.php

Selanjutnya kita lakukan konfigurasi pada web server kita (apache) untuk mempermudahkan kita dalam pembukaan squirrelmail ini. Konfigurasi ini disebut dengan"VirtualHost". Untuk membuat sebuah VirtualHost, kita perlu melakukan konfigurasi pada file "/etc/apache/httpd.conf". Edit file tersebut, dengan menggunakan perintah berikut.

# nano /etc/apache/httpd.conf

Ada beberapa baris yang perlu kita ubah dalam pengkonfigurasian ini.

  • Cari baris yang bertuliskan "ServerName" dan hilangkan tanda crash(#) jika ada, dan masukkan nama domain utama dari server kita. Disini saya ubah konfigurasinya sehingga menjadi
    ServerName www.kheviro.in
  • Cari baris yang bertuliskan "NameVirtualHost" dan hilangkan tanda crash(#) jika ada, dan masukkan alamat IP address dari server kita. Disini saya ubah konfigurasinya sehingga menjadi
    NameVirtualHost 10.100.1.13
  • Dan yang perlu kita lihat pada baris yang paling bawah. yaitu baris yang bertuliskan
    Include /etc/squirrelmail/apache.conf
    Parameter inidigunakan untuk mengmasukkan/menginclude file yangdibuat oleh squirrelmail pada saat instalasi yang berada pada "/etc/squirrelmail/apache.conf". Baris tersebut akan muncul setelah Squirrelamial kita install. Jika belum ada, kita bisa memasukkannya sendiri secara manual.

Selanjutnya kita masuk dan edit file yang berada pada "/etc/squirrelmail/apache.conf" untuk pengkonfigurasian Virtual Host. masukkan perintah berikut.

# nano /etc/squirrelmail/apache.conf

Perhatikan script yang bertuliskan"", pada awalnya script ini di awal baris terdapat tanda pagar (#) hilangkan tanda tersebut sehingga konfigurasi menjadi seperti berikut.



DocumentRoot /usr/share/squirrelmail
ServerName mail.kheviro.in

Yang perlu kita perhatikan pada konfigurasi diatas adalah IP address dari komputer server kita dan nama domain yang ingin kita gunakan sebagai webmail. Pada konfigurasi diatas kita menggunakan IP address 10.100.1.13 dan menggunakan domain untuk webmail yaitu "mail.kheviro.in. Perlu kita ingat, bahwa kita juga harus mengkonfigurasi BIND terlebih dahulu untuk domain webmail (mail kheviro.in) yang ingin kita gunakan tersebut. Jangan lupa juga menuliskan domain tersebut pada baris konfigurasi untuk Mail Excange (MX).

Jika kita konfigurasi seperti diatas, biasanya kita akan mendapatkan sedikit problem, yaitu DocumentRoot yang kita gunakan untuk webmail (mail.kheviro.in) ini sama dengan DocumentRoot yang digunakan untuk domain utama dan sub domain lainnya. Untuk melakukan Fix problem tersebut, kita bisa menambahkan script seperti dibawah ini sebelum parameter "Include /etc/squirrelmail/apache.con".



DocumentRoot /var/www
ServerName www.kheviro.in

Setelah konfigurasi ini selesai, maka kita perlu merestart apache terlebih dahulu untuk melihat perubahan dari konfigurasi yang telah kita lakukan. Masukkan perintah berikut.

# /etc/init.d/apache restart
  • Notes :
    Jika terdapat eror pada saat restart apache, kemungkinan besar konfigurasi apache itu keliru. sehingga cek ulang lagi konfigurasi dari apache dan VirtualHost yang baru saja anda buat.

Setelah ini kita coba mencoba melalui web browser untuk membuka "http://www.kheviro.in" dan "http://mail.kheviro.in". Ini adalah cuplikan dari squirrelmail. Dan kiita bisa mencoba untuk log-in masuk menggunakan user yang kita buat tadi.

Setelah Login, anda akan mendapati tampilan yang sudah ter-login tetapi direktori yang berada dibawan INBOX hanya ada satu folder saja yaitu "Sent. Setelah anda logout dan Log-in kembali maka anda akan menemui tampilan yang lain. dibawah direktori INBOX anda akan melihat ada tambahan 2 direktori lagi yang terbuat, yaitu "Drafts" dan "Trashs".

Setelah itu anda bisa mencoba untuk mengirim email mengunakan Squirrelmail tersebut dengan cara mengeklik link yang bertuliskan "Compose" yang berada diatas. Lalu kita bisa melihat hasil dari pengiriman email kita.

  • Notes :
    Jika eror terjadi pada pengiriman email, mungkin yang keliru adalah konfigurasi squiirrelmail (dengan catatan Mail server sudah terkonfigurasi dengan baik dan benar).
Sumber : http://kheviro.in